TDS Dalam Air (Total Dissolved Solids)

TDS Dalam Air (Total Dissolved Solids)

Apa itu TDS?

TDS adalah benda pada yang terlarut yaitu semua mineral, garam, logam serta kation-kation yang terlalurut didalam air. Secara umum konsentrasi benda-benda pada yang terlalut merupakan jumlah antara kation-kation dan anion didalam air. TDS terukur dalam satuan Parts Per Million (ppm) atau perbandingan rasion berat ion terhadap air.

Benda-benda pada didalam air tersebut berasal dari banyak sumber organik, lumpur, plankton, limbah industri serta kotoran. Sedangkan sumber anorganik berasal dari batuan dan udara yang mengandung kalsium bikarbonat, nitrogen, besi fosfor , sulfur dan mineral lainnya.Air juga mengandung logam seperti timah dan tembaga saat perjalanannya didalam pipa distribusi air minum.

Ambang Batas Nilai TDS

Sesuai regulasi dari Enviromental Protection Agancy (EPA), menyarankan bahwa kadar maksimal kontaminasi pada air minum adalah sebesar 500 mg/L (500ppm). Kini banyak sumber-sumber air yang mendekat ambang batas ini. Saat angka penunjuk TSD mencapai 1000 mg/L maka sangat dianjurkan untuk tidak di konsumsi manusia. Dengan angka TDS yang tinggi maka perlu diwaspadai. Tingginya nilai TDS disebabkan oleh kandungan potassium, khlorida dan sodium yang terlarut didalam air.

 

 

Ion-ion ini memiliki efek jangka panjang (Short-Term Effect), tapi ion-ion yang bersifat toxi ( racun) seperti timah, arsenic, kadmium, nitrat banyak juga yang terlarut di dalam air. Oleh sebab itu berhat-hatilah dalam memilih air untuk keperluan konsumsi kita.

 

Apa efek TDS yang tinggi terhadap kesehatan?

TDS tidak berpengaruh terhadap kesehatan selama air masih terasa tawar (bukan asin) (sumber: http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/chemicals/tds.pdf )  Bahkan zat mineral dalam air dapat dimanfaatkan oleh tubuh.   Oleh karena itu WHO tidak keluarkan saran batas maksimal kadar TDS dalam air.  Amerika Serikat, Uni Eropa dan Kanada menilai TDS sebagai standar sekunder, atau yang kurang penting bagi kualitas air minum. TDS dianggap sebagai faktor estetis (rasa) saja.

 

Apa masalah dengan TDS yang terlalu rendah?

Air dengan TDS 0 (nol) mempunyai kadar mineral yang mendekati nol. Sedangkan tubuh kita sangat membutuhkan mineral yang terdapat dalam air. Air yang tidak mengandung kadar mineral, berarti air tersebut tidak alami sehingga badan kita akan sulit untuk menyerap air tersebut. Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), dengan meminum air tanpa mineral (seperti air yang diolah oleh RO (Reverse Osmosis)) bisa mengakibatkan beberapa hal ini pada tubuh manusia yang mengkonsumsinya, diantaranya:

  • Kekurangan kadar kalium dalam badan, dimana tanpa kalium saraf tidak berfungsi.
  • Kekurangan zat kalsium (Ca), akan menyebabkan gejala sebagai berikut : banyak keringat, gelisah, sesak napas, menurunnya daya tahan tubuh, kurang nafsu makan, sembelit, Susah buang air, insomnia (susah tidur), kram, dan sebagainya.
  • Kekurangan kadar Magnesium (Mg), dimana kekurangan magnesium dapat memicu: kekakuan atau kejang pada salah satu pembuluh koroner arteri, sehingga mengganggu peredaran darah dan dapat menyebabkan serangan jantung.
  • Sering buang air kecil dan dalam jumlah yang banyak karena badan kita tidak bisa menyerap air yang tidak mengandung mineral.
  • Kurangnya kemampuan tubuh memproduksi darah.
  • Menurut organisasi kesehatan dunia, sebaiknya air memiliki TDS di-atas 100

 

Pengujian TSD (Total Dissolved Solids)

Sintem penjernihan air terbaik yang beredar dipasaranpun tetap harus dimonitor dengan TDS meter guna memastikan filter atau membrane bekerja dengan baik.

Dibawah ini beberapa alasan mengapa pentingnya untuk memeriksa level TDS air minum kita:

  1. Rasa / kesehatan air yang memiliki level TDS tinggi memiliki rasa yang kurang enak. Terasa agak asin,pahit, atau basa.
  2. Kinerja filter pengujian ini untuk memastikan sistem reverse osmosis memiliki tingkat kemampuan pembuangan partikel-partikel pengotor, dan diketahui kapan kita harus mengganti filter sistem furifikasi air minum.
  3. Tingginya level TDS bisa mengindikasikan kesadahan air yang akan menyebabkan kerak
  4. Tingginya level TDS bisa berdampak pada kinerja beberapa peralatan instrumen, seperti boiler dan cooling tower produksi makanan dan minuman
  5. Untuk mendapatkan rasa secangkir kopi yang nikmat salah satunya adalah menjaga level TDS air yang di gunakan

Air minum ideal adalah yang memiliki level TDS 0-50 ppm, dihasilkan dengan proses reverse osmosis (RO), Deionization Microfiltration, distilasi serta banyak lainnya. Air gunung dan yang melalui proses filtrasi karbon berada pada standar kedua. Rata-rata air tanah ( air sumur) adalah 150-300 ppm masih berada dalam batas aman konsumsi, namun bukan yang terbaik terutama untuk para penderita penyakit ginjal.

Kesimpulan

  • TDS merupakan patokan jumlah zat yang terlarut dalam air
  • Kadar TDS yang diperbolehkan adalah 500mg/l
  • Tidak ada manfaat kesehatan dari air berTDS 0
  • Air yang tidak berasa punya TDS sesuai kadar standar PERMENKES

One thought on “TDS Dalam Air (Total Dissolved Solids)

  1. Pingback: Perhitungan Investasi dan Keuntungan Usaha Air Minum Isi Ulang - Supplier Air Bersih Bandung | Air Pegunungan Manglayang-Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *